Kepala Satuan Kerja Keimigrasian Harus Tingkatkan Kemampuan Manajerial Perencanaan Anggaran

Jakarta, 19/02/2020. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin, Gelora Nusantara menghadiri Rapat Konsultasi dan Koordinasi Perencanaan Anggaran Satuan Kerja Keimigrasian di Seluruh Indonesia yang akan diadakan selama 3 hari, 19-21 Februari 2020 bertempat di Hotel Sultan, Jakarta. Rapat konsultasi dan koordinasi ini dihadiri oleh 33 Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, 125 Kepala Kantor Imigrasi, dan 13 Kepala Rumah Detensi Imigrasi dari seluruh Indonesia.

sekretaris Jenderal Kemenkumham Bpk. Dr. Bambang Rantam Sariwanto

Rapat konsultasi dan koordinasi kali ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bapak Dr. Bambang Rantam Sariwanto. Pada arahannya, Bapak Sekjen menekankan bahwa seluruh kepala satuan kerja keimigrasian harus merubah mindset-nya, sehingga fokus kepada fungsi manajerial, yaitu melakukan perencanaan kegiatan dan anggaran yang lebih baik. “Kepala kantor imigrasi jangan hanya mengurusi permasalahan teknis, melainkan harus meningkatkan kemampuan manajerialnya, melakukan perencanaan kegiatan dengan baik, dan pelaksanaan/ realisasi kegiatan tersebut sesuai perencanaan”, ditegaskan Bambang.

Bambang mengapresiasi capaian realisasi penyerapan anggaran dari Direktorat Jenderal Imigrasi, akan tetapi juga mengkritisi bahwa hal ini belum berdampak pada kenaikan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Hal ini dikarenakan masih terdapat penilaian yang kurang dari efektifitas proses perencanaan di satuan kerja Keimigrasian. Revisi Halaman III DIPA, sebagai salah satu indikator dari IKPA belum mendapatkan nilai yang maksimal, menunjukkan bahwa masih banyak kekurangsesuaian antara perencanaan dan realisasi pelaksanaan anggaran pada satuan kerja Keimigrasian.

Selanjutnya, Bambang menekankan bahwa untuk perencanaan anggaran tahun 2021 akan menjadi tantangan yang lebih berat lagi, dikarenakan program kerja Kementerian Hukum dan HAM akan disederhanakan hingga hanya akan ada 6 program kerja saja. “Satker keimigrasian harus kreatif dalam merencanakan anggaran untuk peningkatan tugas dan fungsi keimigrasian, tidak hanya berkutat di penganggaran terkait sarana dan prasarana, karena jika nanti seluruh penganggaran terkait sarpras ditarik ke Sekretariat Jenderal, maka anggaran Direktorat Jenderal Imigrasi bisa mengalami penurunan”, ungkap nya.

Terkait ini, Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Batulicin, Gelora, menyatakan bahwa jajaran Kanim Batulicin akan berupaya untuk melakukan peningkatan perencanaan anggaran dan kesesuaian kegiatan Kanim Batulicin dengan perencanaannya. “Ini adalah challenge untuk para pemimpin dan calon pemimpin Imigrasi di masa depan, kita harus buktikan kita mampu”, tegas Gelora.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s