Tindakan Administratif Keimigrasian akan Diatur Melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI

Pada hari Rabu, 07 Agustus 2019 Pukul 17.00 di Ruang Lily Room Hotel Grand Sol Marina Tangerang, Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin (Ketut Satria Widasmara) hadir dalam rangka Kegiatan Konsinyering Tata Cara Penegakan Hukum Keimigrasian yg Digelar Selama 3 (tiga) hari dihadiri oleh Pejabat Imigrasi dari Beberapa Wilayah di Indonesia, dan acara tersebut dibuka oleh Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasin (Bambang Widodo).

Di hari pertama kegiatan, dilakukan pembahasan tentang perumusan tata cara Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) yang dipimpin oleh Kepala Sub Direktorat Penyidikan Keimigrasian, Ian Fidihanto Markos. Beliau meminta masukan dan saran kepada para undangan yang hadir terkait TAK terhadap Orang Asing. “Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian belum mengatur Standar Operasional Prosedur (SOP) yang menerangkan tentang TAK terhadap Orang Asing”, katanya.

Selain TAK, dibahas juga tentang kasus-kasus baru seperti Tenaga Kerja Indonesia Non Prosedural. Hal ini menjadi bahan masukan bagi Imigrasi untuk menyusun kebijakan, karena sementara ini belum ada payung hukum yang mengatur tentang Tindakan Administratif (TA) untuk Warga Negara Indonesia.

Pada hari Kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan umum dari Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian mengenai perencanaan operasi pendataan dan pengawasan orang asing 2019. Setelah itu, dilanjut dengan pembahasan kerangka tata cara TA yang telah disepakati sebelumnya oleh seluruh undangan.

Ada beberapa BAB yang berupa Pasal-pasal yang telah disepakati, sebagaimana murni dari masukan dan pemikiran para peserta undangan yang hadir, dan pemikiran tersebut terdapat banyak adanya terobosan baru yg cukup positif karena bila tidak ada terobosan maka akan menghambat kemajuan Imigrasi.

Di hari terakhir, Bambang memberikan pengarahan umum kepada para undangan yang hadir. Beliau memberikan apresiasi kepada para peserta konsinyering baik untuk penyusunan tata cara penyidikan maupun TA. Kerja keras yang telah dilakukan oleh para peserta diharap dapat bermanfaat untuk penegakan hukum Keimigrasian ke depan. Hasil dari kegiatan ini, nantinya akan dilaporkan kepada Pimpinan Tinggi di Direktorat Jenderal Imigrasi.

——–Ketut Satria Widasmara——-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s